

Oh Jung Ho tak jadi memukul Nam Soon.Guru Jung In Jae lalu pergi kelapangan untuk menenangkan diri,dia menonton kelasnya bermain sepakbola.Guru olahraga Jo Bong Soo menghampiri In Jae,dia berkomentar jika para siswa berlari dengan penuh semangat,sehingga mereka sangat menikmati makan siang.
"Biasanya tak ada waktu untuk bermain sepakbola selama jam makan siang.Karena mereka tak ingin melewatkan makan siang dan selalu terburu-buru.Itu sebabnya mereka selalu berlari dan memotong antrian setelah bel berbunyi.Mereka benar-benar hebat kan..?"Tanya Guru Jo Bong Soo tertawa.
Guru Jung tersenyum getir,dia berkata dengan pelan seakan hendak menangis,"Aku merasa tak bisa melakukan apa-apa sebagai guru.Sama sekali tak bisa melakukan apa-apa"Ujarnya.
Guru Jo Bong Soo menepuk bahu Guru Jung untuk memberikan semangat,"kau sudah melakukan pekerjaan dengan baik".


Guru Jung kembali keruang guru dengan wajah muram dan tak bersemangat.Guru Yoo Nan hee tahu masalah In Jae,dia berkata pada Jung In Jae kalau apa yang sudah dia katakan akhirnya benar-benar terbukti.Dia menasehati Jung In Jae agar tidak terlalu bekerja keras mendisiplinkan siswanya.Baginya ribut dengan siswa tak perlu dilakukan.


Para guru lain khawatir jika insiden dikantin sekolah ada yang mengambil fhoto ,hal ini berdampak buruk bagi Jung in Jae.Guru Kim Yeon Ah ikut bicara,dia mendengar Jung In Jae menampar Oh Jung Ho.
Yoo Nan hee kesal membela In Jae,bukankah siswa seperti Oh Jung Ho memang pantas dikeluarkan dari sekolah.Dia sudah keterlaluan.Namun In Jae berpikir lain,"Aku masih belum tahu..anak seperti apa Oh Jung Ho itu..?dan kenapa dia seperti itu?"


Oh Jung Ho bersama dua temannya duduk berbaring diluar.Salah seorang temannya mengajak pergi bermain meja bilyar.Namun Oh Jung Ho menolak,dia berkata malas.Lee Kyung pikir jika mereka pulang saja.Oh Jung Ho menolak pulang lebih cepat,ayahnya ada dirumah.
mereka bercerita tentang apa yang akan mereka lakukan setelah sekolah,salah seorang dari mereka ingin menjadi angkatan darat.Oh Jung Ho menyarankan dia untuk rajin belajar karena tak ada angkatan darat manapun yang akan menerima siswa putus sekolah.


Guru Jung In Jae masuk kekelas 2-2 dimana para siswa laki-laki sedang berganti pakaian, salah seorang siswa kesal karena Jung In Jae menerobos masuk tanpa pemberitahuan.Dia hanya memanggil Nam Soon untuk bicara diluar.
Jung In Jae tanya,dimana teman-teman Oh Jung Ho.Nam Soon berkata kalau dia tak tahu.Jung In Jae meminta Nam Soon untuk mencari teman-teman Oh Jung Ho agar bisa membawa ponsel Oh Jung Ho padanya.Nam Soon mengangguk paham.


Nam Soon sedikit canggung untuk mengucapkan terimakasih pada Guru Jung In Jae yang telah membantu masalahnya.Namun Jung mengatakan kalau dia juga berterima kasih pada Nam Soon yang telah membantunya.Dia menyarankan pada guru jung In Jae untuk berhenti bertengkar dengan Oh Jung Ho,dia tahu guru Jung lemah.

Kepala Sekolah dan wakil kepala sekolah memanggil Guru Jung,dia mendengar jika Oh Jung Ho melakukan kekerasan padanya.Wakil kepala Sekolah Woo Soo-chul berkomentar meskipun Oh Jung Ho melakukan hal itu,tapi kenapa In Jae harus menampar dia.
Kepala Sekolah meminta In Jae untuk mengkonfirmasi hal apa yang sebenarnya terjadi,kenapa Oh Jung Ho melawan In Jae.Namun Jung In Jae menolak untuk mengatakannya.Dia meminta waktu untuk berpikir tentang hal itu,dan juga dia akan bicara hal itu dengan Oh Jung Ho.
Kepala Sekolah Im Jung Soo merasa hal itu tak mungkin,dia pun memperingatkan Jung In Jae jika masalah tsb terjadi lagi,maka In Jae harus bersiap dikeluarkan.




Siang itu,Kepala Sekolah Im Jung Soo memberikan pengumuman khusus untuk seluruh sekolah.
"Halo.Ini adalah Kepala sekolah Im Jung Soo.Aku telah menjadi kepala sekolah kalian selama lebih dari enam bulan.Tapi sayangnya... pada Ujian Prestasi Nasional
Februari yang lalu, SMA Seungri kita....berada di peringkat 149 diantara178 sekolah yang berpartisipasi.Kita hampir berada diurutan terakhir.Tak hanya itu,karena sikap buruk para siswa kita,kami terus menerima keluhan dan komentar negatif dari masyarakat.Karena itu reputasi sekolah kita telah sangat menurun.Takkan ada lagi toleransi di sekolah ini.Setiap siswa yang melanggar aturan.Akan menerima sanksi pendisplinan yang berat.Dan jika dibutuhkan... siswa tersebut akan dikeluarkan dari sekolah.Ini adalah langkah pertama
yang perlu kita ambil.Untuk mengembalikan kehormatan dan prestasi SMA Seungri.Aku meminta kerjasama semua guru dan siswa. Terima kasih".
"Halo.Ini adalah Kepala sekolah Im Jung Soo.Aku telah menjadi kepala sekolah kalian selama lebih dari enam bulan.Tapi sayangnya... pada Ujian Prestasi Nasional
Februari yang lalu, SMA Seungri kita....berada di peringkat 149 diantara178 sekolah yang berpartisipasi.Kita hampir berada diurutan terakhir.Tak hanya itu,karena sikap buruk para siswa kita,kami terus menerima keluhan dan komentar negatif dari masyarakat.Karena itu reputasi sekolah kita telah sangat menurun.Takkan ada lagi toleransi di sekolah ini.Setiap siswa yang melanggar aturan.Akan menerima sanksi pendisplinan yang berat.Dan jika dibutuhkan... siswa tersebut akan dikeluarkan dari sekolah.Ini adalah langkah pertama
yang perlu kita ambil.Untuk mengembalikan kehormatan dan prestasi SMA Seungri.Aku meminta kerjasama semua guru dan siswa. Terima kasih".
Pernyataan kepala sekolah tersebut benar-benar membuat siswa dan guru merasa cemas.


Kang Se Chan murung dengan rencana prospek pekerjaannya kedepan,setelah dia terpaksa berhenti dari guru les tambahan.Temannya yang juga seorang jaksa merasa heran dengan pilihan Se Chan sebelumnya dimana dia secara ilegal menjadi seorang guru.Bukankah Se Chan seorang instruktur/Guru top digangnam!
Kang Se Chan beralasan karena dia tak memiliki pilihan lain,bagaimanapun muridnya bukanlah orang yang terkenal dan sebagian berasal dari keluarga yang dekat dengannya.Jaksa merasa Se chan harus mempunyai bukti atas ketidaksalahan yang didakwa padanya atas tuduhan tertangkap telah memberikan pelajaran pada siswa secara ilegal dengan biaya tinggi.
Dan Jaksa menyarankan Se Chan melakukan pelayanan masyarakat secara sukarela selama enam bulan sebagai permintaan maaf.Baginya hal itu adalah solusi yang cukup sesuai dengan bakat yang dimiliki Se Chan untuk memulihkan posisinya.

Se Chan merasa enggan untuk melakukannya.Dia tak percaya kalau dirinya harus bersiap kembali untuk mengajar disekolah umum.Hal itu membuatnya kesal.


Keesokan harinya,Guru Jung In Jae mulai dengan pemilihan ketua kelas.Namun dia terdiam sejenak melihat kursi Oh Jung Ho kosong.Dia bertanya apakah ada yang ingin menjadi wakil ketua kelas?.Song Ha Gyung mengangkat tangan secara sukarela.
Lee Gang Joo merasa heran dengan tindakan Ha Gyung,bukankah itu akan menjadi tambahan beban buat Ha Gyung?Ha Gyung beralasan kalau dia ingin lebih dikenal orang.Sedangkan untuk menjadi ketua kelas baginya itu terlalu berat.
Guru Jung In Jae bertanya pada siswa yang lain,namun tak seorang pun yang mau menjadi wakil ketua kelas.Diputuskanlah Ha Gyung menjadi wakil ketua kelas.Lalu Jung In Jae tanya siapa yang akan menggantikan ketua kelas yang lama?Lee Gang Joo mengusulkan Byun Ki deok lah untuk posisi itu,tapi lain lagi dengan Han Young Woo,dia ingin memilih Goo Nam Soon untuk menjadi ketua kelas yang baru.
Beberapa siswa berbisik-bisik merencanakan untuk memilih Nam Soon,mereka ingin mengetahui apakah Nam Soon mampu melawan Oh Jung Ho.Juga tentu saja Ha Gyung bakalan repot jika Nam Soon yang menjadi patnernya.Lalu Guru Jung In Jae memanggil siswa yang dicalonkan oleh siswa lainnya :Lee Gang Joo,Ki Min Ki,Goo Nam Soon dan Byun Ki Deok.Namun semuanya menolak menjadi ketua kelas.

Kepala Sekolah Im Jung-soo meminta daftar evaluasi siswa yang berada diperingkat terendah sekolah pada wakil kepala.Dia mencatat bahwa banyak dari siswa tersebut berasal dari kelas 2-2 ,dan alasan lain yang lebih banyak adalah absen tanpa ijin.Dua orang siswa yang telah tertangkap merokok sudah diberikan peringatan jika mereka tertangkap merokok lagi maka segera dikeluarkan dari sekolah.
Kepala Sekolah Im menginginkan mereka untuk mengikuti les tambahan dari biaya dewan sekolah yang biasanya digunakan untuk siswa berprestasi.Dan menunjuk Guru Jung In Jae sebagai guru penanggung jawab.Dia juga meminta wakil kepala sekolah untuk memposting daftar siswa yang harus mengikuti les tambahan dengan nilai terendah.
Wakil kepala sekolah Woo Soo chul tanya,bukankah hal itu melanggar hak-hak siswa?.Kepala Sekolah menjawab jika dia meminta Woo So Chul untuk memposting nama mereka bukan nilai-nilai mereka.


Hasil pemungutan calon suara terbanyak untuk ketua kelas 2-2 adalah Kim Min Ki dan Goo Nam Soon.Oh Jung Ho masuk kelas dengan datang terlambat.Dia langsung mengambil tasnya dan berjalan kearah Guru Jung In Jae.Dia meminta ponselnya untuk dikembalikan.
Guru Jung in Jae menolak,Oh Jung Ho bisa mengambil ponselnya setelah kelas usai.Oh Jung Ho lalu kembali kekursinya dan memberikan suara untuk Goo Nam Soon sebagai calon ketua kelas.Semua siswa bersemangat untuk memilih Goo Nam Soon,begitu juga ketua kelas lama Kim Min Ki,dia gembira.

Sebagai pemimpin kelas 2-2 yang baru,Goo Nam Soon dan Soo Ha Gyung memiliki tugas tambahan yaitu mendistribusikan bahan-bahan pelajaran kedalam kelas.Goo Nam Soon berkata pada guru Jung,jika pemilihan ketua kelas untuknya hanyalah candaan para siswa.
Guru Jung In Jae menilai meskipun itu hanya candaan,Goo Nam Soon tetap harus mencoba lebih dahulu dan jika Nam Soon tidak mampu maka hal ini baru dibicarakan kembali.In Jae berharap Ha Gyung bisa membantu Nam Soon yang sudah berpengalaman dalam stuktur organisasi kelas.Ha Gyung menjawab sopan dan lemah lembut mengiyakannya.
Diluar,ternyata Ha Gyung hanya berbasa-basi.Dia membanting bahan-bahan pelajaran itu keperut Nam Soon memintanya untuk melakukan sendiri dengan benar.Ha Gyung mengancam jika Nam Soon tak melakukan hal itu dengan benar dan membuatnya keluar kelas,maka Nam Soon akan mati.Dia lalu berjalan pergi meninggalkan Nam Soon.
Sesaat Ha Gyung terhenti membaca papan pengumuman dan menatap kembali wajah Nam Soon.Nam Soon penasaran pengumuman itu dan membacanya lebih dekat.Dan dia melihat namanya berada didaftar siswa yang berada dibawah standar akademis.Nam Soon mendesah,"Yang benar saja..ini sangat memalukan..".

Guru Jung In Jae melihat daftar yang sama dilihat Nam Soon,dia menemukan nama Nam Soon tertulis disitu.Guru Jung In Jae semakin muram.Guru Yoo Nan Hee mendekat,bertanya bagaimana perasaan In Jae yang akan menjadi penanggung jawab mereka.
Karena nama siswa yang terdaftar disitu ditempatkan bersama-sama,dan jika mereka melakukan kesalahan sekecil apapun.Siswa itu tentunya akan dikeluarkan."Apakah itu termasuk aku juga?"Tanya In Jae tak paham.
Guru Jung In Jae merasa siswa tersebut bukan berkualitas rendah.Guru Yoo nan Hee mendesah jika dia mendengar Nam Soon baru menjabat sebagai ketua kelas 2-2 yang baru dimana Kim Min Ki yang bahkan adalah siswa panutan tidak difungsikan secara efektif dikelasnya.Tentu saja itu hanya akan membuat masalah untuk In Jae.

Guru Jung In Jae pergi minum bersama dokter klinik Kim Yeon Ah.Kim Yeon Ah menebak jika In Jae sedih karena merasa bersalah telah pertama kalinya memukul siswa.Jung In Jae mengangguk iya.Dia bertanya apa yang akan dilakukan In Jae sekarang?."Aku tak tahu...Jika aku tetap bertahan disana,apakah aku akan mencari tahu?"Jawab In Jae.

Ditempat lain,Nam Soon membopong ayahnya yang mabuk berat keluar dari kantor polisi.Dia mengeluh meminta ayahnya untuk berhenti minum.Dia mengatakan pada ayahnya kalau dia terpilih menjadi ketua kelas,namun ayahnya sangat mabuk dan pingsan.
Yeah,hal itu cukup menjadi pertanyaan dibenak saya...apakah Nam Soon sedang meminta persetujuan dari ayahnya atau hanya sebuah pengakuan.
Nam Soon berkata pelan pada dirinya,"Aku hanya ingin mengatakan.....aku benar-benar
tak beruntung".Dalam perjalanan pulang Nam Soon membawa ayahnya dengan tali yang mengikat didada.


Pagi itu adalah hari orientasi siswa SMU Seungri,para guru mempersiapkan segala sesuatunya untuk pertemuan dengan para orangtua murid.
Guru Jung In Jae meminta kelasnya untuk tidak membuat masalah hari ini,mengingat hari ini adalah orientasi sekolah.Orang tua mereka dan calon siswa berikutnya datang untuk melihat potensi sekolah ini.In Jae juga berpesan agar Oh Jung Ho datang menemuinya.
Kang Se Chan juga diundang kesekolah Seungri untuk menghadiri pertemuan orientasi itu.Dan menandai hari pertama dirinya mengajar disana.Dalam perjalanan menuju SMU Seungri, Teman wanitanya meminta agar Se Chan mampu bertahan untuk satu semester.Bukankah dengan hal itu,Se Chan beruntung bisa bebas dengan mudah?
Se Chan merasa hal itu bukan suatu keberuntungan.
Dia lalu bertanya siapa guru bahasa korea disana?Temannya mengatakan kalau disana banyak terdapat guru dengan kemampuan rata-rata tapi belum ada satupun yang ahli.Se Chan juga harus memastikan meningkatkan nilaisekolah siswa Seungri selama satu semester.


Seluruh siswa kelas2-2 meninggalkan ruangan kelas untuk pelajaran selanjutnya,Nam Soon masuk kekelas melihat Han Young Woo seorang diri belum pergi.Nam Soon membantu Young Woo memasukan peralatan tulisnya kekotak pensil.


Seperti biasa Oh Jung Ho datang terlambat,dia tampak ingin berkelahi dengan Nam Soon.Nam Soon mengatakan kalau Guru Jung In Jae ingin bertemu dengan Jung Ho.Jung Ho hanya diam saja.Nam Soon menambahkan jika sekarang adalah waktu belajar dikelas musik,dia meminta Jung Ho pergi kesana.
Jung Ho merasa kesal,"Apa kau berkuasa karena seorang ketua kelas sekarang?".Namun Nam Soon tak menjawab dan mengajak Young Woo pergi kekelas musik.Jung Ho menarik baju Young Woo untuk meminta uang darinya sebagai pembayaran keterlambatan dirinya masuk kelas.Jung Ho mengatakan kalau dia lupa membawa dompet.
Nam Soon segera menarik Young Woo,memintanya untuk pergi segera kekelas musik.Dia akan menghadapi Jung Ho.


Jung Ho menatap tajam Nam Soon,dia tanya apa Nam Soon yang akan membayarkan uang keterlambatan dirinya?.Nam Son berkata itu tak mungkin.
Jung Ho lalu berkata alasan kenapa dia memilih Nam Soon sebagai ketua kelas,agar Nam Soon lah yang membayar uang keterlambatannya.
Nam Soon menawarkan solusi lain,dia akan menelpon Jung Ho untuk membangunkannya dipagi hari.Jung Ho mengejek hal itu,bukankah mereka tak cukup dekat untuk saling menelpon.Nam Soon merasa jika Jung Ho tak mau,lupakan saja.
Jung Ho marah,dia menarik tubuh Nam Soon dan menjatuhkannya kelantai.Dia memperingatkan Nam Soon untuk tidak berlagak sombong padanya.


Kang Se Chan tiba diSMu Seungri,dia lalu berjalan kebelakang mencoba menyapa In Jae.Dia tanya,bagaimana perkembangan nilai dan pembelajaran disini?.In Jae tertawa geli,dia bukanlah siswi disini.
Kang Se Chan menatap In Jae mengkoreksi cepat jawaban In Jae, berkata kalau dia tahu In Jae bukanlah siswi,namun dia hanya menanyakan bagaimana perkembangan nilai siswa disini?


Jung In Jae mengira jika Kang Se Chan adalah wali orang tua murid disini,dia berkata kalau nilai disini cukup meningkat.Dan biasanya para orang tua murid jarang datang kepertemuan sekolah.Dia mengira Kang Se Chan adalah ayah yang sangat tertarik pada pendidikan anaknya.
Kang Se Chan membaca papan nama In Jae dan juga tertulis bahwa dia guru bahasa korea,Se Chan tanya apakah In Jae tak tahu siapa dirinya?.In Jae berpura-pura lupa mengatakan kalau dia tak ingat Kang Se Chan orang tua siapa.Kang Se Chan tersenyum.
Tak lama wakil kepala Sekolah Woo Soo chul lewat,dia telah menunggu kedatangan Se chan sejak tadi.Dia berkata kenapa guru Jang tak mengantar Kang Se Chan masuk.Guru Jung bertanya-tanya siapa dia?


Pada pertemuan itu,Kepala Sekolah Im mengumumkan bahwa sekolah Seungri telah menjadi sekolah unggulan ke80 diSeol, dengan alasan itulah dia mengundang tamu istimewa yaitu guru top Gangnam Kang Se Chan.
Kepala Sekolah menyebutkan Kang Se Chan termasuk alumnus siswa Seungri,sehingga dengan alasan itu dia berniat untuk meningkatkan nilai smu ini dan mengajar disini.

Kepala Sekolah menawarkan para orang tua untuk pergi melihat-lihat fasilitas sekolah,semua wali dan calon siswa baru pun berdiri memberikan selamat pada Se Chan,mereka begitu menyukai guru tampan yang terkenal itu.

Tapi sepertinya hanya In Jae seorang yang tidak mengenal Kang Se Chan,dia bertanya-tanya siapa Se Chan?Apa dia seterkenal itu?.Temannya balik bertanya,apakah In Jae tak pernah melihat pembelajaran dia secara online?.Dia mengira jika Se Chan akan kesini akan mengambil alih kelas bahasa korea.
Guru Jung In Jae kaget,kelas bahasa korea dan sastra?.Dia pun menarik rambutnya.Ini menarik,keduanya adalah guru sastra:)


Kembali keruangan kelas2-2.Jung Ho menantang Nam Soon untuk berkelahi.Dia memukul perut Nam Soon dan menampar wajahnya, sambil bertanya kenapa Nam Soon melakukannya?.Nam Soon hanya diam.
Hal itu membuat Jung Ho kembali menampar wajah Nam Soon,dia tanya apakah Nam Soon merasa hebat melawan dirinya didepan siswa lain?apakah hal itu membuat Jung Ho jadi takut?
Nam Soon tetap diam sambil menatap Jung Ho.Jung Ho kesal mendorong tubuh Nam Soon hingga membentur kemeja."Jangan tatap aku seperti itu, bajingan!"Ujar Jung Hoo semakin marah.Nam Soon tak bisa membendung amarahnya lagi,dia menarik kursi didekatnya dan hendak melemparkannya ketubuh Jung Ho.
Entah apa yang terjadi..Namun Se Chan yang sedang merapikan diri ditoilet terdekat ikut mendengar suara teriakan keras itu.Kang Se Chan berjalan keluar untuk mencari suara itu berasal.


Kepala Sekolah Im Jung Soo membawa para orang tua murid untuk melihat gedung utama tempat siswa belajar.Dia menambahkan jika bangunan itu telah direnovasi tahun ini,supaya para siswa merasa nyaman belajar.


..Tar...!terdengar suara kaca pecah dan sebuah kursi jatuh tepat dihadapan kepala Sekolah Im.



Para Ibu-ibu Orang Tua murid berjalan pergi meninggalkan tempat itu,mereka berpikir apa gunanya sekolah bagus jika para gurunya tidak mampu mendidik.Kepala Sekolah Im hanya terdiam menghela nafas mendengar hal itu.Telinganya benar-benar mendidih.



Guru Uhm,Wakil kepala Sekolah Woo soo Chul dan Guru Jung in Jae berlomba lari untuk sampai kekelas 2-2,dimana mereka menemukan Nam Soon terdiam disana dengan wajah schock.

Guru Uhm berteriak keras,"Go Nam Soon, kau bajingan!".Nam Soon menoleh,menatap wali kelasnya Jung in Jae.In Jae memanggil namanya,"Nam Soon..!"

Bersambung Episode 2 Part 1

0 komentar:
Posting Komentar